|
|
 |
 |
| PROFIL JURUSAN |
 |
Jurusan Sejarah dibuka pada tanggal 23 Januari 1951. Namun Secara resmi baru memperoleh SK dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, tanggal 15 September 1955. Dengan Nomor SK: PPK. 537559. Orientasi akademik Jurusan Sejarah terutama diarahkan untuk mengembangkan pendidikan dan penelitian di bidang sejarah, khususnya sejarah Indonesia dan sejarah Asia dan dunia pada umumnya, dan untuk melahirkan sejarawan profesional di bidangnya. Perkuliahan yang diselenggarakan Jurusan Sejarah lebih ditekankan pada pengkajian sejarah Indonesia. Meskipun demikian, mata kuliah yang diberikan mencakup pula berbagai studi kewilayahan, misalnya Sejarah Eropa, Asia, dan Afrika. Lapangan pekerjaan bagi lulusannya terbuka luas, misalnya Depdiknas, Dephan, Arsip Nasional, Arsip Daerah, Lembaga-lembaga Penelitian bidang sosial dan kebudayaan.
Pada tahun 1999 ini telah terbentuk FECHINSEA (Forum on the Economic History of Indonesia and Southeast Asia), yaitu sebuah forum informal bersama untuk pengembangan sejarah sosial ekonomi Indonesia dan Asia Tenggara. Forum ini merupakan jalinan kerja sama di bidang akademis antara Jurusan Sejarah UGM dengan Jurusan Sejarah universitas lain di Eropa, Australia, Amerika Serikat, dan Jepang, yaitu Jurusan Sejarah di Rijk Universiteit Leiden, Australian National University Canberra, SOAS University of London, Fassau University, OHIO University USA, dan beberapa intitusi ilmiah seperti KITLV Leiden, KNAW Belanda, dan Toyota Foundation Jepang. Jurusan Sejarah memiliki 17 staf pengajar yang berkualitas lulusan dari dalam maupun luar negeri dan mempunyai reputasi nasional maupun internasional.
|
|
KOMPETENSI
|
| a. | | Menguasai keragaman substansi faktual sejarah Indonesia dan pengetahuan dasar ilmu sejarah yang dapat diterapkan secara kritis dan inovatif di
lingkungan kerja dan masyarakat
|
| b. | | Menguasai sebanyak mungkin bahasa sumber sejarah Indonesia selain bahasa Indonesia
|
| c. | | Mampu melakukan penelitian sejarah secara sistematis yang dilandasi oleh kejujuran intelektual
|
| d. | | Mampu membangun konstruksi serta pemaknaan sejarah secara kronologis melalui berbagai media
|
| e. | | Memiliki kesadaran historis tentang keragaman budaya Indonesia dan peduli terhadap persoalan kemanusiaan di dalam masyarakat
|
|
 |
VISI
|
Menjadi lembaga pendidikan dan penelitian sejarah Indonesia yang unggul
bertaraf internasional, peduli pada kepentingan rakyat, dan berwawasan
kebangsaan berdasarkan Pancasila.
|
MISI
|
| a. | | Menyelenggarakan pendidikan tinggi di bidang sejarah yang bermutu tinggi dan mampu bersaing baik secara regional maupun internasional
|
| b. | | Menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan, perspektif dan keterampilan sejarah yang luas, inovatif, dan peduli terhadap masalah
kemanusiaan dan kebudayaan yang mampu bersaing untuk mewujudkan keunggulan bangsa.
|
| c. | | Mengembangkan penelitian sejarah masyarakat yang didasarkan tradisi historiografi Indonesia kritis dan sejarah multidimensional untuk
mendorong kemajuan pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang bermanfaat untuk kepentingan bangsa dan umat manusia.
|
| d. | | Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat untuk membangun kesadaransejarah dan terciptanya budaya sejarah di dalam masyarakat luas.
|
| e. | | Membangun jaringan kerjasama dalam bidang sejarah dengan berbagai pihak baik di dalam maupun di luar negeri yang bermanfaat dan relevan bagi
pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
|
| f. | | Menyelenggarakan secara berkelanjutan organisasi dan manajemen program studi yang bermutu dan transparan sesuai dengan kebutuhan dan
perkembangan zaman.
|
|
|
 |
TUJUAN
|
Lulusan sejarah diharapkan dapat menguasai substansi sejarah secara sistematis, menguasai metode, teori dan metodologi sejarah serta mampu menerapkannya dalam kajian yang dilakukan secara kritis dan eksplanatif, menguasai konsep-konsep dan teori ilmu bantu yang relevan dengan perkembangan ilmu sejarah masa kini, serta mampu memanfaatkannya dalam huristik, analisis serta sintesis sejarah, dan mempunyai keterampilan serta mampu menggunakan arsip dalam bahasa aslinya. Berdasarkan kemampuan itu, para lulusan jurusan sejarah UGM mampu menjadi pengajar sejarah di perguruan tinggi dan menulis sejarah secara benar berdasarkan tuntutan keilmuannya, yakni sejarah sebagai ilmu kritis dan analitis. Para lulusan juga diharapkan mampu memasuki bidang kerja non-konvensional sejarawan berdasarkan kemampuannya memanfaatkan pengetahuan substantif dan perspektif historisnya dihubungkan dengan kondisi kekinian dan perencanan masa depan.
|
|
 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
| 10-03-2010 |
| haris nugroho |
kapan perpustakaan sejarah ...
|
 |
 |
 |
| 10-03-2010 |
| abu abdissalam |
pak adaby,semoga cpt sembuh.kami semua ...
|
 |
 |
 |
| 23-02-2010 |
| Eko '98 |
Yuuk... kanca2 Sejarah '98 kumpul bareng lagi yuuuuuuuKK...!!!
Anjar mo nikah ...
|
 |
 |
 |  |
| « Selengkapnya » |
 |
|
 |
 |
| 25-02-2010 |
| prihartanto eko wibowo |
setelah 70 tahun pak djoko surjo koq ga ada acara lagi ...
|
 |
 |
 |
| 20-02-2010 |
| IruLL,, |
Halloowww smwa... yo opo kbre poro knco kbeh sae2 mawon ...
|
 |
 |
 |
| 20-02-2010 |
| Sulastri Handyani |
Temen-temen angkatan 90, di mana yaaaa. Kapan kita reunian? Saya tunggu kabar dari temen semua. Salam untuk temen-temen ...
|
 |
 |
 |  |
| « Selengkapnya » |
 |
|
 |
|  |
|