Setelah agenda seminar revolusi di Departemen Sejarah telah diadakan pada 20 September lalu, tiga dosen dari Departemen Sejarah UGM, yakni Prof. Bambang Purwanto, Dr. Abdul Wahid, dan Dr. Yulianti menghadiri acara yang diadakan oleh Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan (UNIMED), yakni launching dan diskusi buku tentang revolusi. Acara yang diadakan oleh Jurusan Pendidikan Sejarah pada hari Jumat, 29 September 2023 ini dihadiri oleh pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan buku Dunia Revolusi dan Melewati Batas, di antaranya para peneliti dan editor, yakni Prof. Dr. Gert Oostindie (KITLV, editor Buku Melewati Batas), Ireen Hoohenboom, M.A. (KITLV), termasuk ketiga dosen sejarah UGM tersebut. Selain itu, terdapat narasumber lain, yaitu Mawardi Umar, M.A dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh dan dua dosen dari UNIMED, yakni Prof. Dr. Erond Litno Damanik dan Apriani Harahap, M.A.
berita
Departemen Sejarah mengundang seorang pemateri bernama Himawan Pratista yang merupakan Founder Komunitas Film Montase, Pengajar di Prodi Film ISI Yogyakarta, produser, editor, maupun penulis naskah film, dan pernah memenangkan Lomba Film Dokumenter Kota Pusaka yang diadakan oleh Direktorat Cipta Karya dan Antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Peserta workshop ini sebanyak 25 mahasiswa yang telah mendaftar di link pendaftaran workshop dan telah mengambil mata kuliah Metode Sejarah dan Praktik Penelitian Sejarah. Adapun kegiatan ini dilakukan setiap hari jumat pukul 15.30 hingga 17.00 WIB.
Mahasiswa Sejarah UGM kembali menorehkan prestasi dalam ajang Jambore Nasional Bela Negara Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Resimen Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta. Kegiatan tersebut berlangsung pada 30 September 2023 pukul 07.00 hingga 11.30 WIB yang berlokasi di Kampus UPN Veteran Yogyakarta dengan berbagai cabang perlombaan seperti PPGD, Pioneering, Baris Berbaris, dan Rapling.
Iqbal Tafqy Aunika atau yang kerap disapa sebagai Iqbal, merupakan mahasiswa Prodi S1 Sejarah UGM Angkatan 2022. Ia bersama regunya berhasil menjuarai Lomba Nasional Bela Negara 2023 sebagai Juara I pada cabang perlombaan Rapling yang dilakukan beregu. Keberhasilan yang dicapai oleh Iqbal tersebut diraih dengan kerja keras dan kebersamaan bersama rekan regunya yang berasal dari berbagai jurusan di Universitas Gadjah Mada, di antaranya adalah Renaldy Aditya Putra Ramadhan (Teknik Geodesi 2020), Aldi Candra (Teknologi Hasil Perikanan 2019), Ahmad Zaini Naidi (Sastra Perancis 2022), Yohanes Kristotomus Kusuma Arkadhani (Manajemen 2022), Nathan Naghata Frizzy (Teknik Pertanian 2021), dan Muhamad Fahmi Rafsanjani (Antropologi Budaya 2022).
Departemen Sejarah UGM kembali menghadirkan program Public Lectures dan Workshop pada tanggal 21 dan 22 September 2023 bertemakan sejarah pendidikan anak-anak berdasarkan organisasi keagamaan di Indonesia pada periode 1880-an hingga 1980-an. Kegiatan tersebut diselenggarakan selama dua hari, menghadirkan Prof. dr. Marit Monteiro dan Dr. Maaike Derksen dari Radboud Universiteit sebagai pemateri dalam kuliah umum.
Pada hari pertama, agenda yang dilaksanakan bertujuan untuk mengenalkan fokus topik yang akan didiskusikan, bertempat di Ruang Multimedia, Gedung Margono Fakultas Ilmu Budaya UGM, diawali dengan sambutan oleh Dr. Abdul Wahid selaku Kepala Departemen Sejarah UGM. Kemudian kegiatan diisi oleh Prof. dr. Marit Monteiro mengenai “Child Separation in Colonial and Postcolonial Educational Practice: Some Conceptual and Frameworks”. Dalam penyampaian materi tersebut, Prof. dr. Marit Monteiro menjelaskan bahwa anak-anak juga menjadi aktor di dalam peranan sejarah. Sesi berikutnya dilanjutkan oleh Dr. Maaike Derksen yang memberikan materi mengenai “Children’s Homes Institutions: Cases from Java and New Guinea”, dalam paparannya tersebut, Dr. Maaike menjelaskan mengenai bagaimana kebijakan Belanda dan institusi-institusi keagamaan yang memiliki peran terhadap pendidikan bagi anak-anak seperti panti asuhan di beberapa kota.
Rabu, 20 September 2023—“The New Path of Indonesian-Dutch Historiography” merupakan judul dari kegiatan seminar, peluncuran, dan bedah buku tentang revolusi yang diadakan oleh Departemen Sejarah UGM. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dari Departemen Sejarah UGM dengan KITLV, NIMH, NIOD, dan Yayasan Pustaka Obor Indonesia. Seminar yang dihadiri oleh mahasiswa sejarah dan umum, diadakan pukul 09.00-13.00 WIB ini dibuka dengan sambutan dekan FIB UGM yang dilanjutkan dengan peluncuran tiga buku tentang Revolusi Indonesia hasil kolaborasi peneliti Indonesia dan Belanda. Adapun tiga buku tersebut antara lain berjudul 1) Dunia Revolusi, 2) Merdeka, dan 3) Melewati Batas.
Annisa Dini Kamila, seorang mahasiswi Program Studi S1 Sejarah Angkatan 2022 bersama dengan rekan timnya yaitu, Arga Luthfi dari Filsafat angkatan 2022 dan Muchammad Fachriza dari Filsafat angkatan 2022 berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Kompetisi MCF Debat Nasional 2023 yang diselenggarakan oleh HMPS Manajemen Bisnis Syariah pada 18 September 2023. Kompetisi tersebut bertemakan, “Merefleksi Kebijakan Pemerintah dalam Membangun Ekonomi Kreatif di Era Digital”, dengan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pada mahasiswa terutama dalam bidang debat.
Yogyakarta, 29 Agustus 2023—Menjelang purna tugas Drs. Machmoed Effendhie, M.Hum, kegiatan Launching dan bedah buku Perubahan Sosial di Perdesaan: Sejarah Lisan Surakarta 1930-1960 sukses dilaksanakan oleh Departemen Sejarah FIB UGM. Kegiatan yang berlangsung di ruang multimedia, Gedung Margono ini, dimoderatori oleh Dr. Ahmad Athoillah, M.A, dengan menghadirkan narasumber selaku penulis dan editor buku, yakni Nur Aini Setiawati, P.hD, Drs. Machmoed Effendhie, M.Hum, dan Ahmad Nashih Luthfi S.S., M.A. Kegiatan ini juga dihadiri oleh peserta dari kalangan mahasiswa sejarah dan umum.
Rabu, 16 Agustus 2023, Departemen Sejarah UGM menyelenggarakan kegiatan Alumni Menyapa untuk para calon wisudawan periode IV 2023. Bertempat di Ruang Soegondo 709, kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah alumni Departemen Sejarah UGM, yaitu Mustakim dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur; Muhammad Laca dari PajakInd; dan Samantha Aditya Putri dari Museum Air “Water for Life”.
Mustakim menyatakan bahwa kecintaan kepada sejarah telah mendorong dirinya mengemban tanggung jawab saat ini, yaitu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Bukti kecintaan kepada sejarah dia wujudkan dengan terus produktif menulis. Sampai saat ini, dia mengaku telah menulis lebih dari 30 judul buku dan memenangi berbagai kompetisi. “Jika orang pandai, materi akan mengikuti,” kata Mustakim.
Memulai tahun ajaran baru, Departemen Sejarah FIB UGM telah menyelenggarakan Kuliah Perdana Tahun Ajaran 2023/ 2024 dengan judul “Memories and New Engagements with Colonial History in Indonesia“, yang diikuti oleh seluruh mahasiswa S1 dan S2 Sejarah. Kuliah perdana ini dilaksanakan pada hari Selasa, 15 Agustus 2023 dari pukul 08.30 hingga 10.00 WIB di Auditorium Gedung Soegondo lantai 7 FIB UGM.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Kepala Departemen Sejarah, Dr. Abdul Wahid, M. Phil kemudian dilanjutkan dengan sesi materi yang disampaikan secara menarik oleh Prof. Kate McGregor, sejarawan dari The University of Melbourne. Prof. Kate memaparkan mengenai memori sebagai suatu metode yang dipertahankan atau dilupakan dalam tingkat individu atau sosial dengan tiga sub bagian penting yakni pertama sejarah Indonesia dari era VOC hingga saat ini, dengan fokus pada pembahasan mengenai Museum Perkebunan Indonesia di Medan, yang dipromosikan sebagai menghubungkan masa lalu dengan masa depan. Kedua, The Banda Journal yang menantang citra kolonial tentang Zaman Keemasan menggunakan gambar-gambar warisan kolonial dan ketiga, membahas karya memori baru di Indonesia yang menantang pandangan nostalgia dan mengkritik kapitalisme dan dampaknya, yakni Iswanto Hartono “Monuments”.
Belanda menyerahkan sebanyak 472 koleksi benda bersejarah kepada Indonesia. Penyerahan tersebut, secara simbolik, dilakukan di Museum Volkenkunde, Leiden, Belanda, Senin, 10 Juli 2023 silam. Benda-benda bersejarah tersebut terdiri dari Keris Puputan Klunkung dari Kerajaan Klungkung, Bali; empat arca era Kerajaan Singasari; 132 benda seni koleksi Pita Maha Bali; dan 335 harta karun jarahan Ekspedisi Lombok 1894.
Departemen Sejarah UGM, bekerja sama dengan Museum Ullen Sentalu, menggagas Konferensi Studi Critical Heritage Interdisipliner di Indonesia untuk merepons repatriasi tersebut. Bertempat di Museum Ullen Sentalu, Kaliurang, Sleman, Senin, 14 Agustus 2023; konferensi tersebut bertujuan untuk mengembangkan kurikulum warisan kritis (critical heritage) dan membuka kerja sama antara museum, komunitas, dan pegiat kebudayaan dalam pemanfaatan warisan.