Universitas Gadjah Mada kembali mengukuhkan seorang guru besar dari Fakultas Ilmu Budaya melalui sidang terbuka yang digelar di Balai Senat, Selasa (14/4). Dalam kesempatan tersebut, Nur Aini Setiawati menyampaikan suatu pidato yang berjudul “Dari Reforma Agraria Menuju Pembangunan Pertanian: Indonesia dan Korea”.
Dalam pidatonya tersebut, ia menelusuri bagaimana reforma agraria muncul sebagai bagian dari upaya pembaruan struktur sosial dan ekonomi di kedua negara. Ia menjelaskan bahwa agenda ini pada dasarnya bertujuan mengatasi ketimpangan penguasaan tanah yang telah terbentuk sejak masa kolonial dan feodalisme. Namun, perjalanan kebijakan tersebut menunjukkan arah yang tidak selalu sejalan antara Indonesia dan Korea Selatan.