Departemen Sejarah FIB Universitas Gadjah Mada dengan sukses menyelenggarakan program Summer School dengan tema sejarah lingkungan Indonesia yang diikuti oleh 65 orang. Program tersebut dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2023 hingga 7 Agustus 2023 bertempat di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada dengan menghadirkan para kontributor dan aktor penting dalam berbagai perjalanan dan perkembangan sejarah lingkungan baik di dalam negeri maupun luar negeri, dengan turut serta melibatkan kalangan akademisi dari berbagai negara dan praktisi yang bekerja di bidang pengelolaan lingkungan serta keterlibatan lingkungan berbasis komunitas dan LSM lingkungan seperti, Prof. Bambang Purwanto, Dr. Farabi Fakih, Dr. Abdul Wahid, Dr. Elena Burgos Martinez, Prof. Gerry van Klinken, dan lain-lain.
berita
Nasywa Naurah Alawal, mahasiswi asal Tegal, Provinsi Jawa Tengah yang tengah menempuh Program Studi S1 Sejarah UGM angkatan 2022, berhasil memenangkan program Sookmyung UNESCO-UNITWIN Digital and Leadership Training 2023 yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Sookmyung Women’s University sebagai salah satu dari delapan pemenang peserta terbaik yang akan diberangkatkan ke Korea Selatan.
Kegiatan ini merupakan program yang diinisiasi khusus untuk mahasiswi S1 yang memiliki komitmen dalam mempelajari dan memanfaatkan teknologi digital di dunia entrepreneurship dan pelatihan leadership. Pendaftaran pelatihan ini dibuka melalui dua batch, pembukaan pendaftaran batch pertama dimulai pada 3 Mei hingga 16 Mei 2023, dan pembukaan pendaftaran batch kedua dimulai pada tanggal 24 Juli hingga 28 Juli 2023. Sementara itu, pelatihan ini dilaksanakan dengan pembagian kuota sebanyak 40 peserta mahasiswi bagi Leadership Training dan 40 peserta mahasiswi bagi Digital Training. Pelatihan yang dilakukan secara luring ini didukung oleh Ministry of Education, Republic of Korea dengan menghadirkan pelatih dari Korea langsung.
Dalam kesempatan kali ini, Isabelle Boon yang merupakan seorang fotografer profesional membuka ruang diskusi dengan Departemen Sejarah, FIB UGM mengenai kaitan fotografi dan bagaimana fotografi dapat membantu dalam menarasikan sejarah. “Sjahrir is Here” kemudian diambil sebagai tajuk workshop ini. Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Multimedia Gedung Margono selama dua hari, yakni mulai Senin, 22 Mei 2023 dan berakhir pada Selasa, 23 Mei 2023.
Workshop dilaksanakan dengan beragam agenda yang menarik. Pertama, terdapat diskusi dari tiga pembicara, yakni Isabelle Boon, Siti Rabyah Parvati Sjahrir (Upik) yang merupakan anak kedua dari Sutan Sjahrir dan Venessa Theonia yang merupakan mahasiswa Ilmu Sejarah UGM angkatan 2021. Hari pertama pelaksanaan workshop ini ditutup dengan kemeriahan kuis dan tanya-jawab oleh audiens.
Rabu, 10 Mei 2023 Departemen Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan delegasi dari Universiteit Leiden. Kunjungan ini merupakan upaya penjajakan kerja sama yang dilakukan antara kedua belah pihak. Tiga akademisi Universiteit Leiden bergabung dalam delegasi tersebut, yakni Elena Burgos Martinez yang merupakan dosen pengajar dengan fokus isu South and Southeast Asian Studies. Kemudian, Rick Honings yang merupakan Scaliger Professor di Leiden University Centre for the Arts in Society. Dan, Nick Tomberge yang merupakan mahasiswa PhD di Leiden University Centre for the Arts in Society dengan beberapa fokus isunya berada di bidang kajian literatur Hindia Belanda dan poskolonialisme.
Minggu, 7 Mei 2023 telah diselenggarakan kegiatan doa bersama dan halal hi halal oleh Kasagama secara daring. Acara yang berlangsung malam hari ini dihadiri oleh pengurus Kasagama dan alumni sejarah dari berbagai angkatan.
Acara dibawakan oleh Titi Susanti dilanjutkan dengan sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Dr. Abdul Wahid, M. Hum., M. Phil. mewakili dewan penasehat Kasagama dan Wahjudi Djaja selaku ketua Kasagama. Wahjudi Djaja mengungkapkan bahwa ada dua program yang tengah berjalan, yakni pendampingan desa wisata sejarah dan rencana untuk mengadakan event yang mengangkat mengenai Konferensi Rencana Kolombo.
Rabu, 22 Februari 2023, Departemen Sejarah Universitas Gadjah Mada mengadakan acara diskusi internal bulanan yang pertama. Pembicara dalam diskusi perdana ini adalah Dr. Ahmad Athoillah dengan tema penelitian berjudul “Peranan Sayid Saqqaf Al-Jufri dan Pendidikan Modern Islam pada Masyarakat Arab di Kedu Awal Abad ke-20.”
Penelitian ini berfokus pada peran-peran dan interaksi Sayid Saqqaf Al-Jufri dalam mengembangkan gerakan modernisasi pendidikan Islam di wilayah Kedu pada awal abad ke-20 melalui sekolah Al-Iman yang didirikan di Magelang. Hasil studi ini menunjukkan bahwa Sayid Saqqaf merupakan salah satu reformis pendidikan Islam dari kalangan Arab Hadrami yang membangun jaringan trans-lokal pada modernisme pendidikan Islam dengan dukungan jalinan kekerabatan Arab Hadrami, intelektual muslim, serta kegiatan perdagangan. Beberapa pembahasan utama yang dieksplorasi dalam diskusi ini adalah sistem pendidikan Islam pada periode awal abad ke-20 serta ide-ide tentang modernisme Islam yang juga berkembang pada periode tersebut.
Pada tanggal 25 Januari 2023, dilaksanakan kuliah umum bertajuk Mengkaji Ulang Sejarah Gerakan Perempuan Indonesia secara Kritis. Kuliah umum ini merupakan acara kolaborasi Departemen Sejarah Universitas Gadjah Mada dengan Ruang Arsip dan Sejarah Perempuan (RUAS). Acara ini mengundang Prof. Dr. Saskia E. Wieringa, profesor sejarah, gender studies and same sex cross culturallydi Universiteit van Amsterdam, serta Ita Fatia Nadia selaku moderator.
Perkuliahan umum ini berangkat dari bukunya yang berjudul Penghancuran Gerakan Perempuan di Indonesia, yang diterbitkan oleh Kalyanamitra, Garba Budaya, pada tahun 1999. Dalam kuliah umum ini, Prof. Wieringa membahas sejarah gender di Indonesia, terutama pada masa pra-Islam, bagaimana Orde Baru mempolitisasi gender demi kepentingannya, dan beberapa teori yang melandasi bukunya, yakni: 1) estetika bergairah, 2) subversi simbolik, dan 3) amnesia pascakolonial.
Rabu (23-11), Departemen Sejarah UGM menyelenggarakan acara bertajuk Konferensi Sejarah Lingkungan: Dialog Akademisi dan Pergerakan dalam Sejarah Lingkungan Bersama. Acara ini berlangsung selama 2 hari di ruang multimedia Gedung Margono, Fakultas Ilmu Budaya UGM. Konferensi ini diselenggarakan untuk membangun basis pendidikan sejarah lingkungan yang relevan dengan kebutuhan pergerakan lingkungan. Hal ini dilakukan dengan menciptakan pemahaman mendalam mengenai bentuk penelitian dan pengetahuan yang dibutuhkan oleh gerakan.
Senin (14-11), Departemen Sejarah Universitas Gadjah Mada menggelar Pameran Sejarah Lisan “Soeara Rakjat Tahun 1945-1965”. Acara ini diadakan di basement Gedung Soegondo FIB UGM hingga 24 November 2022. Pembukaan acara menghadirkan Satrio Dwicahyo, Muhammad Faisal Adnan, dan Dinda Nabila. Dalam pembukaan tersebut, disebutkan bahwa pameran ini merupakan hasil dari penugasan tahunan angkatan 2019 dalam kelas Sejarah Lisan.
Terdapat beberapa tema yang diangkat dalam pameran ini, yakni keluarga, pendidikan, militer, budaya, dan politik. Meskipun tema bervariasi, mereka semua memiliki satu tujuan, yakni menghadirkan sudut pandang masyarakat dalam sejarah. Pada umumnya, sejarah menghadirkan cerita tokoh-tokoh besar. Namun, di tengah perubahan besar, banyak pihak yang terdampak, mulai dari anggota organisasi keagamaan hingga penghuni rumah yang terbakar. Kesulitan, perjuangan, perasaan, dan aspirasi merekalah yang menjadi perhatian utama pameran ini.
Rabu (19-10), Departemen Sejarah UGM menyelenggarakan workshop bertajuk Transnational Histories of Activism in Southeast Asia and Beyond. Bersama dengan Bristol University dan Ruang Arsip dan Sejarah Perempuan (RUAS), pembicara dari berbagai bidang diundang untuk memberikan kuliah umum mengenai aktivisme transnasional. Pembicara-pembicara yang diundang mencakup Brigitta Isabella, Fadiah Nadwa Fikri, Ita F. Nadia, Su Lin Lewis, Widya Fitrianingsih, Wildan Sena Utama, dan Yulianti. Acara dimulai dengan sambutan dari Abdul Wahid selaku Ketua Departemen Sejarah UGM.