
Event
Departemen Sejarah UGM tahun ini menjadi tuan rumah workshop Asia Theories Network (ATN), sebuah jaringan ilmiah global dalam bidang ilmu humaniora. Workshop kali ini mengangkat tema tentang isu globalisasi dan (ketidak)terhubungan akibat perkembangan teknologi komunikasi. 21 tokoh dari berbagai instutusi dan negara akan menyampaikan gagasannya tentang dampak dari isu ini dalam berbagai bidang, baik dari institusi hingga individu.
.
Bagi yang tertarik dan ingin mengikuti workshop ini, @sejarahugm memberikan kesempatan untuk mengikutinya secara daring dengan mendaftar pada tautan berikut: https://ugm.id/WorkshopATN26
Untuk berpartisipasi dalam acara ini, silakan mendaftar pada tautan berikut: ugm.id/sejarah26
Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, @sejarahugm bekerja sama dengan @masyarakatsejarawan_id dan @museum.benteng.vredeburg menyelenggarakan acara seminar tentang refleksi hari besar pendidikan ini yang akan dilangsungkan di Museum Benteng Vredeburg. Dalam acara ini, turut pula diadakan Kongres Masyarakat Sejarawan Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta.
Acara ini terbuka untuk umum dan tempat yang disediakan terbatas.
Studi Asia Tenggara di Indonesia seringkali berfokus pada peran Indonesia di kancah regional. Lalu bagaimana perspektif negara lain di Asia Tenggara dalam studi wilayah ini? Kuliah umum kali ini menghadirkan Dr. Lermie Shayne Garcia dari Ateneo de Manila University Filipina yang akan berbagi tentang pengalaman dan peta studi Asia Tenggara dari sudut pandang Filipina.
Sebelum memperoleh kemerdekaannya dari Inggris pada 1957, Ghana yang saat itu masih disebut dengan Gold Coast telah turut serta dalam Konferensi Asia-Afrika atau Konferensi Bandung. Sebagai dua negara yang pernah mengalami kolonialisme, Ghana dan Indonesia memiliki pengalaman masa lalu yang sama. Dalam kuliah umum kali ini, Pietro Fasola dari University of Florence akan berbagi tentang perbandingan pembangunan pascakolonial antar kedua negara ini. Apa saja kesamaan dan perbedaannya? Silakan simak kuliah umum ini pada Rabu minggu depan.
Dalam rangka menyambut peluncuran buku klasik karya Hugo Klooster oleh @penerbit.selaklali yang akhirnya diterjemahkan ke Bahasa Indonesia setelah terbit pertama kali pada 1985, Departemen Sejarah UGM mengadakan diskusi buku dengan menghadirkan dua dosen Sejarah UGM, Dr. Wildan Sena Utama dan Uji Nugroho Winardi, MA sebagai pembahas. Silakan datang langsung ke Ruang 709 Gedung Soegondo FIB UGM.
Dalam rangka menyambut semester kedua tahun akademik 2025/2026, Departemen Sejarah UGM akan menyelenggarakan kuliah umum dengan pembicara Dr. Maria Serena Diokno, Direktur Southeast Asian Studies Regional Exchange Program (SEASREP) Foundation. Acara ini akan diadakan di Auditorium Lantai 7 Gedung Soegondo FIB UGM.
Departmen Sejarah UGM akan kembali mengadakan seminar. Pada kesempatan kali ini, Yi Ning Chang, seorang kandidat PhD dari Harvard University, akan membicarakan disertasinya mengenai ide-ide dan imajinasi para elit politik di Asia Tenggara tentang dekolonisasi dan konsep negara poskolonial pada periode 1950-an dan 1960-an. Acara ini akan diselenggarakan pada Selasa, 20 Januari 2026 di Ruang 709 Gedung Soegondo FIB UGM.
SEASREP Foundation, bekerja sama dengan Departmen Sejarah UGM, akan menyelenggarakan sebuah lokakarya dengan tema Sejarah Lisan di Asia Tenggara. Acara ini akan diadakan di Ruang Multimedia Gedung Margono FIB UGM selama tiga hari pada 9–11 Februari 2026. Lokakarya ini ditujukan terutama untuk mahasiswa S2 dan S3 di Departemen Sejarah UGM. Silakan melakukan registrasi melalui tautan ugm.id/oralhistoryworkshop.