CALL FOR PAPER WORKSHOP
‘Slavery, enslavement, and varieties of bondage system in pre-colonial, colonial, and postcolonial Indonesia: exploratory studies’
Berbeda dengan “transatlantic slavery”, sejarah perbudakan dan sistem kerja paksa di kepulauan Indonesia masih kurang diteliti secara sistematis. Sejauh ini, kebanyakan penelitian yang ada dilakukan oleh para sarjana berbasis di Belanda, dengan fokus utama pada dimensi hukum atau ekonomi perbudakan pada masa kolonial, serta sering terinspirasi oleh kajian perbudakan transatlantik. Penelitian yang ada juga masih bersifat terfragmentasi dan, misalnya, telah mengabaikan keragaman konsep lokal tentang penghambaan dan ‘ikatan paksa’, variasi bentuk perbudakan, keragaman regional, serta pengalaman sosial para budak. Lebih jauh lagi, kesinambungan antara bentuk-bentuk kerja paksa dan eksploitasi manusia pada masa prakolonial, kolonial, pascakolonial, hingga kontemporer di Indonesia perlu dieksplorasi secara sistematis. Workshop ini bertujuan untuk mempertemukan para akademisi dan komunitas riset Indonesia yang telah mengkaji atau memiliki ketertarikan pada tema ini, serta memunculkan minat di kalangan peneliti muda untuk mengkaji berbagai aspek perbudakan, ‘penghambaan’, dan sistem kerja ‘tak-bebas’ di Indonesia. Melalui refleksi historiografis, studi kasus regional (or: tempatan), dan analisis representasi budaya, program ini juga bertujuan untuk mendorong pemahaman yang lebih terpadu mengenai perbudakan di Indonesia serta memetakan arah penelitian untuk dekade mendatang.
Workshop ini tertarik untuk mengeksplorasi tema-tema berikut ini:
- Historiografi perbudakan di Indonesia.
- Keragaman konsep lokal, praktik dan bentuk perbudakan, ‘penghambaan’, sistem ‘kerja paksa’, serta pengalaman hidup para budak.
- Kesinambungan antara bentuk kerja paksa dan eksploitasi manusia sejak prakolonial, kolonial, dan poskolonial hingga era kontemporer.
- Keterkaitan dan implikasi kapitalisme kolonial, kekuasaan ekstraktif dan rezim perburuhan.
Selain topik-topik tersebut, workshop ini juga mengundang penelitian orisinal dengan tema eksploratif lain yang relevan pada masa prakolonial hingga kontemporer di Indonesia.
Bagi yang tertarik untuk mengikuti workshop ini, silakan melengkapi data dan abstrak/rencana riset dalam Bahasa Indonesia (maksimal 300 kata) yang ada pada formulir berikut ini:
Tanggal Penting
- 8 Agustus 2026: Tenggat Pengiriman Abstrak
- 22 Agustus 2026: Pengumuman Penerimaan Abstrak
- 27 September 2026: Tenggat Pengiriman Draft Makalah Presentasi (3000 s.d. 5000 kata)
- 7-8 Oktober 2026: Pelaksanaan Workshop
Tentang Program ini
Program ini diselenggarakan oleh Departemen Sejarah FIB UGM sebagai bagian dari KITLV’s Project on ‘International Knowledge Cooperation History of Slavery, Indonesia, Suriname & South Africa’, yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda. Tujuan utama proyek ini adalah untuk mendorong kerja sama pengetahuan internasional mengenai sejarah perbudakan di Indonesia, Afrika Selatan, dan Suriname.
Image: The castle of Batavia circa 1662 (Andries Beeckman). Source: www.rijksmuseum.nl