Universitas Gadjah Mada mengukuhkan dosen sejarah, Mutiah Amini, sebagai Guru Besar dalam bidang Sejarah Sosial Perkotaan pada Selasa, 21 April 2026, yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Momentum ini sekaligus memperkuat relevansi tema yang diangkat dalam pidato pengukuhannya.
Mutiah menilai pemikiran Kartini selama ini kerap disederhanakan hanya sebagai simbol emansipasi perempuan. Padahal, menurutnya, gagasan Kartini mencakup isu kemanusiaan yang lebih luas, termasuk kehidupan sosial masyarakat kota. “Tanpa membatasi pada identitas gender, kelas, ras, dan etnisitas, peringatan Hari Kartini sejatinya merupakan sebuah penghargaan terhadap ide kemanusiaan, yang sayangnya sering kali disederhanakan menjadi sebuah penghargaan untuk emansipasi perempuan saja,” ujarnya.